Wednesday, October 5, 2016

Manajemen Public Relation Week 5 | 28.09.16

Pertemuan kali ini hanya mengumpulkan tugas serta diskusi singkat terkait tugas di bawah ini :

Sebutkan dan jelaskan keuntungan dan kerugian beberapa media ini dalam PR!
Presentasikan minggu depan!

a. TV
b. Radio
c. Majalah
d. Surat kabar
e. Surat langsung
f. Poster di luar ruangan
g. Pameran
h. Poster di kendaraan bergerak
i. Movie trailer
j. Spesialisasi periklanan
k. Pamflet dan buklet


Nb : Tugas ditulis tangan, bukan ketik komputer!
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Materi yang dibahas adalah mengenai "Mengevaluasi Efektifitas PR" :
 Audit/Evaluasi
 
* Tujuan : untuk memeriksa seberapa jauh karya-karya PR berjalan dengan baik
* Layaknya, audit dilakukan oleh pihak ketiga agar dapat diperoleh hasil yang jernih dan obyektf

 
 Tiga Tingkatan Evaluasi Usaha PR

* Persiapan. Mengkaji kecukupan dari informasi yang anda kumpulkan, kecocokan isi pesan dan format, serta kualitas pesan itu sendiri.
* Implementasi. Mengukur jumlah pesan yang terkirim (distribusi), jumlah pesan yang memperoleh tempat di media, jumlah orang yang menerima pesan, dan jumlah orang yang mengikuti pesan tersebut.
* Dampak. Menghitung jumlah/persentase audiensi yang mempelajari isi pesan, yang mengubah opini mereka, yang mengubah sikap mereka, yang berperilaku sesuai yang diharapkan, dan menentukan apakah masalah terselesaikan atau tujuan telah tercapai.


Walau pada posisi terakhir, evaluasi justru sering menjadi awal dari sebuah usaha baru. Riset PR harus terus berlangsung, terus mengevaluasi proses dan lingkungannya dan memberikan informasi baru untuk meneruskannya.
Riset evaluasi bermanfaat dalam menilai dan mengkaji program yang sudah ada serta adanya keperluan bagi program PR untuk mendapatkan penguatan dukungan organisasi. 
 

Berbagai Bidang yang Biasa Digunakan dari Aktivitas Pengukuran Evektivitas PR : 

* Liputan media dan pengaruhnya
* Ukuran kegiatan
* Mulut ke mulut dan medi sosial lainnya
* Pesan berbasis web
* Penguatan reputasi perusahaan


Empat dimensi pengukuran yang dapat diterapkan dalam menilai dampak dari setiap kampanye PR :

* Cakupan audiensi
* Respon audiensi
* Dampak kampanye
* Teknik pemantauan lingkungan. FGD.


Sumber Kesalahan Pengukuran 

* Volume tidak setara dengan hasil. Tumpukan kliping vs pengaruh kliping kepada audiens.
* Estimasi bukanlah pengukuran. Tidak ada tempat bagi kerja berbasis asumsi dalam si stem pengukuran. Urusan dana.
* Sampel harus representatif. Harus dipilih secara ilmiah dan sistematis. 
* Mengevaluasi proses administrasi
* Mengevaluasi publikasi pekerja
* Mengevaluasi media relations
* Software Evaluasi. Edelman Public Relations Worldwide dan PRTrack (Trackware Inc.)



 Materi : Presentasi by Pak Zamzamy

 

Manajemen Public Relation Week 4 | 21.09.16

Tema Pertemuan ke-4 minggu ini membahas mengenai "Aksi & Komunikasi" :


Praktisi PR sebagai bagian dari tim manajemen sebuah organisasi harus terlibat dalam proses pembuatan keputusan untuk memastikan bahwa organisasi melakukan tindakan positif dan bertanggung jawab secara sosial. Tindakan ini kemudian menjadi sumber bagi banyak komunikasi organisasi.

DIFUSI

* Bagaimana cara ide-ide baru diadopsi dalam sebuah masyarakat
* Dua kategori karakteristik individu dari setiap audiensi target :
       a. Utama; Menengah; dan Moderat
       b. Laten; Sadar; dan Aktif 

  Sistem klasifikasi ini untuk membantu menentukan seberapa jauh sebuah publik siap 
  dan dapat merespon setiap aksi yang direncanakan 

Keterangan :
 
* Publik Utama : kelompok yang kepadanya sebuah aksi diarahkan
* Publik Menengah: individu memiliki kontak langsung dengan audiensi utama dan dapat 

  menyampaikan pesan kepada mereka
* Publik Moderat : kelompok yang berbagi tujuan yang sama atau filosofi pengarah yang 

  sama dan dapat memberi dampak pada publik utama 

* Publik Saten: tidak memiliki kesadaran akan kebutuhan untuk berubah.
* Publik Sadar: menyadari akan sebuah kebutuhan, tetapi tidak memiliki kemauan untuk 

  bertindak seperti menerima ide baru
* Publik Aktif : sadar dan siap untuk melakukan sesuatu 



ADA 5 LANGKAH YANG MENJELASKAN BAGAIMANA MANUSIA DIPENGARUHI UNTUK DAPAT BERUBAH

1. Kesadaran

    Sadar akan ide/praktek walau pengetahuan terbatas
2. Minat/ketertarikan

    Mulai mencari info ide itu lebih banyak
3. Evaluasi. 

    Mulai menerapkan ide pada situasi sendiri dan berusaha memperoleh banyak info serta 
    membuat keputusan untuk mengujicobakan ide baru tersebut
4. Percobaan. 

    Penerapan aktual dimulai. Biasanya pada skala kecil
5. Adopsi. 

    Segera setelah ide terbukti bermanfaat, maka akan diadopsi oleh audiensi target


5 SALURAN PENGARUH DASAR DALAM PROSES ADOPSI

1. Media massa 
2. Perantara bias. Mengambil keuntungan dari adopsi orang lain (misal : sales) 
3. Pihak ketiga yang tidak bias. Kelompok konsumen; agen pemerintah; yang memiliki 
    kredibilitas 
4. Orang penting lainnya. Teman, keluarga, dan orang lain
5. Pengalaman pribadi


MEMFASILITASI PROSES ADOPSI

* Two-step flow of information (opinion leaders dan followers)
* Multi-step flow of information
* Konsep manajemen stakeholder

  Stakeholders ---> para individu yang mempersepsi diri mereka sebagai seseorang yang 
  memiliki kepentingan dengan aksi dari organisasi

Tujuannya adalah diperolehnya kerja sama maksimal antara stakeholders dan tujuan organisasi.

* Praktisi PR merupakan komunikator kunci dalam sebuah organisasi.
* Menulis merupakan alat utama bagi kerja seoarang komunikator, tetapi praktisi harus 

  menguasai berbagai gaya penulisan.
* Struktur penulisan dengan piramida terbalik dipandang sebagai sesuatu yang penting 

  karena struktur ini digunakan oleh kebanyakan jurnalis. Gaya penulisan lain seperti 
  menulis untuk internet juga dipandang perlu untuk dikuasai.


TIPS MENULIS EFEKTIF

* Gunakan kata-kata singkat dan sederhana
* Gunakan kata, kalimat serta paragraf pendek dan sederhana
* Tulis dalam bentuk aktif bukan pasif
* Hindari penggunaan slang dan jargon
* Gunakan kata sifat dan kata kerja dengan hemat
* Persingkatlah
* Spesifiklah, Sampaikan alasan atas opini anda



PEMILIHAN MEDIA

* Media terkontrol. Publikasi internal; surat langsung; poster; dan iklan
* Media tidak terkontrol. Surat kabar; TV; dan radio



3 PERTIMBANGAN DASAR DARI PEMILIHAN MEDIA

* Audiensi
* Waktu yang tepat
* Anggaran 



Sumber : Materi Presentasi Pak Zamzamy

Monday, October 3, 2016

Jadilah Sukses Seperti Yang Anda Bayangkan

Dalam hidup ini selalu ada banyak pertimbangan. Seringkali kita pun harus melakukan pengorbanan untuk mendapatkan hal yang terbaik walaupun nyatanya terlihat tidak baik. 

Begitu pula dengan kesuksesan. Kita harus bisa mengorbankan sesuatu yang sekiranya terlihat bukan sebagai hal baik di mata kita. Namun ketahuilah, makna sukses tak hanya sedangkal pandangan mata saja. Jauh di dalam kata sukses tersimpan jutaan makna sukses yang beragam dan tak melulu soal keberhasilan pemenuhan hidup dan kebutuhan duniawi.

Apa definisi "Sukses" menurut Anda ?????

Kesuksesan itu dimulai saat kita mau berusaha untuk memulainya saat ini. Ambil keputusan, lakukan apa yang bisa Anda lakukan dengan tulus, fokus pada tujuan untuk mencapai kesuksesan yang Anda inginkan.

Saya yakin, dengan kekuatan pikiran dan mimpi yang kita miliki, dapat menghantarkan kita pada pencapaian-pencapaian yang fantastis di masa mendatang, seiring dengan kekuatan doa dari Yang Maha Kuasa dan kerendahan hati untuk selalu bersyukur hari demi hari, amin...


Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses

Manajemen Public Relation Week 3 | 14.09.16

Perencanaan Program PR berdasarkan kepada "Analisis Lingkungan Situasi dan Kondisi"
sebagai berikut :

(Cutlip, Center & Broom)


1. A Searching Look Backward. 
    Penelusuran masa lampau atau sejarah organisasi untuk menetapkan faktor-faktor  
    yang memegang peranan penting dalam situasi yang terjadi.

2. A Deep Look Inside.
    Penelaahan terhadap fakta-fakta dan pendapat yang dipertimbangkan dipandang dari 
    sudut tujuan organisasi dan kemampuan internal organisasi.
3. A wide look around. 
   Melihat kecenderungan-kecenderungan yang ada pada berbagai aspek (politik, sosial 
   dan ekonomi) di sekeliling kita serta situasi dan kondisi saat ini untuk rencana 
   mendatang. 

4. A long, long looks ahead.  
   Jauh memandang ke depan. Tujuan dan pelaksanaan program organisasi ditentukan    
   berdasarkan misi organisasi yang cukup realistik dan kemudahan dalam mencapai 
   tujuan. 


Pokok-Pokok Perencanaan PR :

* Rencana Strategis
  Rencana jangka panjang. Dibuat oleh manajemen level atas. Memuat keputusan terkait 
  dengan tujuan utama organisasi dan kebijakan dalam mengimplementasikannya. 
  Memprediksi masa depan. 

* Rencana Taktis 
  Mengembangkan keputusan spesifik tentang apa yang akan dilakukan pada stiap level 
  organisasi dalam rangka melaksanakan rencana strategis. Fokus perhatian dengan 
  kejadian pada operasi harian suatu organisasi.


Tiga Dasar Hakiki Agar Rencana Program PR Dapat Berhasil
Dengan Baik :


* Rencana Program harus dibuat dengan teliti dan harus didukung oleh pihak manajemen
* Rencana Program tersebut harus mempunyai tujuan
* Dilakukannya pengarahan mengenai Rencana Program tersebut



Faktor Utama Rencana Program :

* Kegiatan yang akan dituangkan dalam bentuk proposal perencanaan kerja PR
* Perencanaan anggaran
* Perizinan dari pihak berwenang
* Strategi pelaksanaan suatu kegiatan
* Rapat/pertemuan periodik
* Perekrutan karyawan beserta job-description-nya
* Penyediaan sarana untuk hal-hal yang tak terduga
 



Sumber : Materi Presentasi Bp Zamzamy

Wednesday, September 14, 2016

Manajemen Public Relation Week 2 | 07.09.16

Pada pertemuan kedua kali ini membahas mengenai "Proses Public Relation",  
berikut ulasan lebih detailnya :


4 Langkah Proses PR

1. Definisi Permasalahan ---> menganalisa situasi
2. Perencanaan dan Program ---> menyusun strategi
3. Aksi dan Komunikasi ---> implementasi / penerapan
4. Evaluasi Program ---> mengevaluasi keseluruhan program yang telah dijalankan


LANGKAH 1 : MENDEFINISIKAN PERMASALAHAN 

* Praktisi PR harus dapat mengenal simtom dan penyebab
* Praktisi PR perlu melibatkan diri dalam penelitian dan pengumpulan fakta
* Praktisi PR perlu memantau dan membaca terus pengertian, opini, sikap, dan perilaku 

  mereka yang berkepentingan dan terpengaruh oleh sikap dan tindakan suatu lembaga

Mendefinisikan masalah dapat dengan melakukan RISET, yakni dengan mengumpulkan fakta-fakta yang diperoleh dari :

- Data Primer : pengolahan data dan perumusan data meliputi sampel yang diambil, jenis 
  penelitian, lokasi responden, lamanya penelitian, dll
- Data Sekunder
- Content Analysis, yaitu analisis dari media-media utama
- Clipping Service, yaitu berita yang diberikan kepada para eksekutif setelah dianalisa 
  secara menyeluruh untuk kemudian dimintakan komentar dan apabila diperlukan dapat 
  diumumkan kepada karyawan
- Melakukan Survei dengan mengadakan kunjungan
- Menggunakan Jasa Konsultan sebagai second opinion
- Pengumpulan fakta dari para pemimpin opini
- Membuka telinga untuk menerima masukan dari pihak-pihak tertentu

Setelah Riset selesai dilakukan, barulah kemudian dapat mulai dilakukan PENELITIAN, yang bertujuan untuk :

- Mendapatkan fakta atau simtom masalah dan untuk melakukan evaluasi
- Preliminary Survey, yakni menguji fakta untuk diketahui kebenarannya

Adapun Penelitian dibagi menjadi 3 (tiga) macam yakni :

1. Penelitian Informal

* Praktisi PR harus mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya terutama yang menyangkut 
  opini dan sikap karyawan terhadap pekerjaan.
* Digunakan untuk mengetahui masalah-masalah dalam perusahaan dan hubungan 

  unsur-unsur lain di luar perusahaan
* Data lapangan, Data Primer
* Penelitian ini dilakukan atas pertimbangan :
        a. Anggaran PR yang belum memadai
        b. Mencegah timbulnya keresahan bila perusahaan melakukan pemeriksaan secara 

           formal 

Teknik Riset Informal :

* Menyimpan dokumen/database
* Kontak utama. Opinion leaders dalam komunitas, industri atau organisasi
* Komite khusus. Kelompok penasihat
* Kelompok fokus. Sejumlah kecil orang yang memiliki karakteristik demografis yang 

  berdekatan
* Pemantauan informal. Memonitor laporan berita, baik cetak, elektronik maupun 

  internet. Pengecekan surat masuk, telepon dan laporan penjualan
* Internet, Perpustakaan, dan Sumber Database 


2. Penelitian Sekunder

* Data yang telah dikumpulkan dan diolah oleh pihak ketiga
* Data-data yang dipublikasikan dan perpustakaan
* Praktisi PR harus membiasakan diri melakukan skimming atas berita-berita pokok dan 

  membaca secara intensif artikel yang ada kaitannya dengan suatu lembaga
 
3. Penelitian Formal

* Biasanya menggunakan jasa riset dan perusahaan konsultan lain
* Wawancara mendalam; FGD atau Penelitian Statistik
* Alasannya :
        a. Memerlukan keahlian profesional yang membutuhkan ketekunan dan pengalaman
        b. Memerlukan obyektifitas
        c. Menyita banyak waktu

Teknik Riset Ilmiah / Formal :


* Analisis Isi. Menghitung verbal content dari pesan tertulis/lisan yang sudah 
  ditranskripsikan. Kliping berita; chatroom; laporan tahunan dan publikasi lain dari 
  pesaing
* Riset survei. Pengujian secara hati-hati dan terperinci terhadap pengetahuan, persepsi,  

  sikap dan opini dari anggota masyarakat yang beragam. Data demografis dan data opini
* Riset Eksperimental :
        a. Eksperimental laboratorium
        b. Eksperimental lapangan



LANGKAH 2 : PERENCANAAN & PROGRAM

* Praktisi PR sudah menemukan penyebab dan sudah siap dengan langkah-langkah pemecahan dan pencegahan
* Dirumuskan dalam bentuk rencana dan program termasuk anggaran
* Kesepakatan bersama dan mendapat dukungan penuh



 LANGKAH 3 : AKSI & KOMUNIKASI

* Harus dikaitkan dengan objective/goal yang spesifik


LANGKAH 4 : EVALUASI PROGRAM

* Pengukuran atas hasil tindakan di masa lalu 


Sumber : Materi Presentasi Bp Zamzamy

Thursday, September 8, 2016

Motivasi

Pernahkah terpikir akan betapa pentingnya sebuah motivasi dalam menunjang segala hal dalam kehidupan kita ???

Absolutely yessss! Tanpa motivasi, kita tidak akan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan kita, tidak ada dorongan yang kuat untuk menimbulkan perilaku dalam melakukan pencarian atas pemenuhan tujuan tertentu.

Pada umumnya kinerja yang tinggi dihubungkan dengan motivasi yang tinggi. Sebaliknya, motivasi yang rendah dihubungkan dengan kinerja yang rendah. Kinerja seseorang kadang-kadang tidak berhubungan dengan kompetensi yang dimiliki, karena terdapat faktor diri dan lingkungan kerja yang mempengaruhi kinerja.

Kinerja yang tinggi adalah fungsi dan interaksi antara motivasi, kompetensi dan peluang sumber daya pendukung, sehingga kinerja dapat dirumuskan sebagai berikut:
 
Kinerja = f ( Motivasi x Kompetensi x Kesempatan )

Sooo..set up your motivation and spirit to achieve what you want and this will result a good performance and you'll see the magic will definitely happen, gudluck ^^v